15 Tips Interview Kerja Paling Ampuh

15 Tips Interview Kerja Paling Ampuh

Bekerja diperusahaan memang mengasyikan, mulai dari gaji yang cukup tinggi sampai dengan jam kerja yang teratur. Tapi sebelum kalian bekerja, pasti kalian harus melewati seleksi yang cukup ketat dan tahapan interview. Nah, kali ini kita akan membahas tips dan trik yang harus kamu lakukan sebelum interview kerja dan tips saat menghadapi HRD saat proses interview.

Tips dan Trik Sebelum Interview Kerja

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum interview kerja? Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum berhadapan langsung dengan HRD yang akan mewancarai kamu. Ini dia ulasan lengkapnya.

1. Latihan Berbicara

Tips yang pertama adalah kamu harus mulai berlatih berbicara didepan umum. Hal ini dilakukan untuk melatih rasa percaya diri agar tidak gugup saat wawancara kerja nantinya. Latihan berbicara juga akan melatih kamu supaya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan lancar dan tidak gugup.

Mulailah berlatih bicara dengan teman atau mungkin bicara sendiri di depan cermin, itu pasti akan sangat membantu.

2. Perbanyak Berkas Data Diri

Tips yang kedua adalah pebanyak berkas yang diminta untuk interview. Jika proses interview kerja diinstruksikan membawa data diri atau berkas-berkas yang perlukan, pastikan semuanya di fotokopi untuk HRD.

3. Survey Lokasi Sebelum Interview

Survey lokasi dianjurkan jika kamu belum mengetahui lokasi pasti tempat wawancara kerja. Jangan pernah dadakan saat interview. Kamu harus survey terlebih dahulu dan usahakan satu hari sebelum interview. Buka google maps, kemudian cari lokasi gedungnya dimana, routenya seperti apa dan jarak tempuhnya berapa lama. Jadi pada saat hari interview kalin sudah siap semuanya.

4. Datang Tepat Waktu adalah Kunci Utama

Tips wawancara kerja yang ke empat adalah datang tepat waktu, ini paling penting banget. Misal kamu janjian interview jam 9, datanglah minimal 30 menit atau satu jam sebelum waktu interviewnya. Hal ini dilakukan supaya kamu lebih siap. Kamu akan lebih punya banyak waktu untuk mempersapkan mental atau mungkin menyiapkan berkas-berkas yang diminta.

Jangan sampai jadwal interview jam 9 tapi kamu datangnya jam 10. Ini bahaya banget untuk interview pertama, karena ini adalah impresi buruk untuk HRD ke kamu. Apapun alasannya, mau macet, mau mogok, kamu harus harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum interview.

5. Menjaga Penampilan

Yang kelima ini paling sering kita lupakan, biasanya karena gugup menjelang waktu interview. Jadi ini adalah grooming atau merias diri kamu sendiri. Itu alasan kenapa kamu harus datang lebih awal 30 menit atau 1 jam pada saat interview, supaya kamu memiliki waktu untuk merapihkan diri kita. Misal merapihkan pakaian, merapihkan rambut, kemudian latihan berbicara juga didepan cermin atau mungkin memakai wangi-wangian supaya lebih kece.

Kesan pertama adalah segalanya pada saat interview. Jadi pastikan pada saat kamu masuk keruangan interview dalam kondisi rapi dan wangi. Hal ini pasti akan memiliki kesan yang baik pada saat interview dan diingat oleh orang yang mewawancarai kamu.

Hal Yang Dilihat HRD Saat Interview

Tips wawancara kerja

Jangan beranggapan proses interview kerja adalah ajang adu debat, adu pintar berbicara atau ajang menjual diri berlebihan pada HRD perusahaan. Faktanya, banyak aspek-aspek yang dinilai oleh HRD pada proses ini. Apa saja yang perlu diperhatikan pada saat proses wawancara kerja, berikut ulasannya.

1. Outfit

Outfit menjadi bagian penting yang harus diperhatikan pada saat wawancara kerja. Usahakan kamu menggunakan pakaian yang bersih, rapi dan wangi. Kenapa sih harus seperti itu? Jadi, pada saat masuk ke ruangan interview dan duduk dalam keadaan rapi itu bisa menjadi nilai plus buat kamu. Intinya, kamu harus bisa menyesuaikan. Kalo kamu diminta oleh HRD memakai kemeja, ya ikuti saja anjuran tersebut. Jangan sampai kamu menggunakan outfit yang lain, terkesan kamu tidak mengikuti aturan dan hal ini bisa mengurangi poin interview kamu.

2. Attitude

Sudah menjadi rahasia umum kalau  attitude adalah hal penting yang dinilai oleh HRD pada saat proses interview. Mulai dari cara membuka pintu, duduk dan seterusnya. Jangan sampai kamu tiba-tiba datang membuka pintu kemudian duduk begitu saja. Hal ini bisa terjadi karena kamu dalam keadaan gugup. Usahakan pada saat kamu membuka pintu, sebisa mungkin lihat wajah HRD, menyapa dan ajak bersalaman dengan sopan. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda. Jadi intinya, pada saat kamu masuk ruangan untuk interview pertama kali, buatlah kesan positif pada HRD nya.

3. Komunikasi

Cara kamu berkomunikasi pada saat proses interview itu dinilai oleh HRD. Misal kamu adalah orang yang suka berbicara atau bawel, hindari menyampaikan unek-unek atau kalimat yang kurang baik. Perlu diingat, HRD adalah calon pembeli dan kamu adalah orang yang menjual. Coba kamu bayangkan, jalan-jalan dipasar untuk berbelanja dan kamu bertemu dengan penjual yang menawarkan dagangannya dengan kata-kata yang kasar. Apa kamu mau membelinya di pedagang tersebut? tentu tidak kan.

Interview itu pada dasarnya sama, kalau kamu ingin menjual diri kamu pada HRD, jual lah secara elegan dan sopan. Perhatikan intonasi dan pemilihan kata yang baik. Perhatikan juga arah pandangan pada saat berkomunikasi, pastikan mata kamu kamu menatap orang yang mewawancarai kamu. Jangan sampai kamu melihat keatas, kesamping atau ke bawah pada saat berbicara langsung pada HRD yang ada di depan kamu. Hal sepele seperti ini bisa mengurangi nilai kamu.

Perhatikan juga posisi duduk. Jangan terlalu banyak gerakan yang tidak diperlukan, seperti duduk sambil memutar kursi dan hal lainnya yang menggangu penglihatan pada saat proses wawancara.

4. Kompetensi dan Skill

Kompetensi dan skill yang kamu miliki bisa menjadi bahan pertimbangan diterima atau tidaknya diperusahaan. Misalnya, apakah latar belakang pendidikan kamu sudah sesuai dengan pekerjaan yang dibutuhkan. Atau mungkin pengalaman kerja kamu sebelumnya sudah cocok atau belum dengan pekerjaan nantinya. Jika semuanya sudah memenuhi kualifikasi dan memenuhi persyaratan, tentunya kesempatan diterima akan lebih besar.

Semakin baik kompetensi yang kamu miliki, perusahaan akan mencari kamu. Jadi jangan pernah asal-asalan melamar pekerjaan. Jangan sampai kamu melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kualifikasi dan syarat yang dibutuhkan. Sudah pasti kamu akan ditolak dan hanya akan membuang waktu dan tenaga kamu.

5. Antusiasme

Antusiasme seorang pelamar kerja sangat penting pada saat tahapan interview. HRD akan tahu apakah kamu adalah orang yang hanya sekedar mencari kerja atau memang kamu adalah orang yang menyukai perusahaan tersebut. Pembawaan kamu pada saat wawancara kerja itu menunjukan ketertarikan terhadap posisi pekerjaan atau perusahaan yang sedang kamu apply. Jadi dengan antusiasme tinggi atau mungkin kamu mengetahui informasi tentang perusahaan itu akan menjadi penilaian lebih bagi HRD.

Pada saat kamu dipersilahkan untuk bertanya, kamu juga bisa menunjukan antusisme dengan mengajukan pertanyaan. Tentunya dengan pertanyaan yang elagan. Misalnya: Tantangan apa sih yang akan saya hadapi jika bekerja di posisi ini?

Kalimat Ini harus dihindari Saat Interview

Tips interview kerja

Setelah kamu mempersiapka diri dengan baik, tiba waktunya tahapan paling menentukan. Ya, berhadapan langsung dengan HRD yang akan mewawancarai kamu. Selain hal-hal yang disebutkan diatas, ada satu lagi yang perlu kamu perhatikan. Hindari kalimat-kalimat ini saat interview kerja.

1. Saya sangat ingin bekerja di perusahaan ini

Kalimat ini sebenernya bagus untuk mengungkapkan bahwa kamu sangat ingin bekerja di perusahaan tersebut. Akan tetapi, orang yang mewawancarai akan melihat kamu ini adalah orang yang mengemis-ngemis pekerjaan. Hal ini justru menggambarkan keputusasaan dimana orang akan beranggapan bahwa kamu sudah melamar kerja dimana-mana tapi tidak diterima. Ada kesan bahwa kamu jual murah kemampuanmu. Kalimat ini bisa membuat kamu gagal diterima diperusahaan tersebut.

Jadi pastikan pada saat interview kamu harus percaya diri bahwa kamu pantas berada di perusahaan itu dan cocok untuk pekerjaan tersebut. Sifat kepercayaan diri ini bisa diterapkan pada saat interview. Tapi jangan percaya diri terlalu berlebihan juga ya.

2. Apakah posisi ini memberikan tunjangan?

“Ada tunjangannya gak sih pak?” Ini kalimat kedua yang perlu dihindari, apalagi kalo masih interview pertama. Belum juga diterima bekerja, kamu sudah ngomongin duit, masalah tunjangan, fasilitas dan segala macamnya. Biasanya interview kerja melewati beberapa tahapan, bisa lebih dari 2 kali, bahkan terkadang sampai ada final meeting yang harus dilalui. Jadi kalimat ini sebaiknya jangan diucapkan pada saat interview pertama ya, kecuali kamu memang sudah diterima di perusahaan tersebut dan itu akan lebih baik.

3. Bergumam

Kata “hmmmm” atau “aduh aaaa..” sebaiknya juga dihindari pada saat interview. Ketika kamu mendaftar pekerjaan, pasti perusahaan memberikan kualifikasi yang harus dipenuhi. Jika terlalu banyak bergumam, HRD akan menganggap kamu adalah orang yang tidak percaya diri, grogi dan itu mencerminkan bahwa kamu tidak siap dengan pekerjaan tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya belajar dan berlatih terlebih dahulu sehingga pada saat ditanya kamu bisa menjelaskan dengan lugas.

Misalkan kamu ditanya: job description kamu di tempat lama apa saja? Kamu harus bisa menjawab dan menjelaskannya secara detail dengan baik. Jika kamu berhasil melakukannya, perusahaan akan beranggapan kamu adalah expert di bidang tersebut dan layak bekerja di perusahaannya.

4. Seperti yang tadi saya sudah bilang

Ini adalah kata-kata yang sopan tapi ngeselin. Kalimat ini memang menjelaskan bahwa kamu sudah memberitahu sebelumnya. Akan tetapi hal ini bisa menimbulkan kesan menggurui, seolah-olah kamu mengungkapkan kekesalan dan kamu adalah orang yang superior. Jadi sebaiknya hindari kalimat tersebut supaya tidak mengurangi nilai interview kamu. Jalani proses interview dengan santai dan usahakan jangan terlalu kaku.

5. Tidak ada pertanyaan

Biasanya di akhir interview kamu akan ditanya: Gimana kira-kira kamu ada pertanyaan mengenai perusahaan kami? Nah kamu kemudian menjawab “nggak pak, saya tidak memiliki pertanyaan apa-apa mengenai perusahaan ini”. Ini adalah jawaban yang salah, hal tersebut menandakan bahwa kamu tidak ingin mengetahui lebih tentang tempat kerja kamu nantinya di perusahaan tersebut. Sedangkan kalo kita masuk ke sebuah perusahaan dijaman sekarang, perusahaan itu seperti rumah kedua dimana kita menghabiskan waktu lebih banyak di tempat kerja.

Usahakan kamu bertanya agar terkesan kamu ingin tahu lebih mengenai perusahaannya. Hal ini biasanya akan lebih diapresiasi sehingga kamu bisa lebih mudah diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Pada saat melamar pekerjaan, tidak semua hal dilihat dari CV. Proses interview menjadi bagian yang sangat penting dan biasanya paling menentukan kamu diterima atau tidaknya di perusahaan tersebut. Pada tahap ini pelamar akan dinilai dari segi attitude, profesianalitas dan kemampuan menjawab pertanyaan dari kasus-kasus yang diberikan. Disini akan terlihat kemampuan dan kualitas kamu sebagai pelamar kerja. Jadi intinya berikan kesan positif pada saat proses interview dengan HRD.

Kesimpulan

Itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan tips menghadapai proses interview kerja. Mudah-mudah informasi ini bermanfaat dan bisa membantu kamu menghadapi tahapan wawancara kerja dengan baik. Selamat berjuang ya, semoga sukses melawati proses ini dan bisa bekerja diperusahaan yang kamu impikan.

Continue reading